PKL PGRA NON REGULER 2016 ke STPI Bina Insan Mulia :: Pembekalan Teknik Penelitian Skripsi bagi Mahasiswa PGRA :: Penampilan Tari Mahasiswa PGRA dalam Festifal Tarbiyah 2016 :: PKL MAhasiswa PGRA 2016 :: Workshop PGRA " Memfasilitasi Anak Usia Dini Melalui Seni Menggambar dan Mewarnai" ::

Profil

PROFIL PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN GURU RAUDLATUL ATHFAL (PGRA)

JURUSAN TARBIYAH STAIN KUDUS

 

Pendidikan merupakan modal dasar untuk menyiapkan insan yang berkualitas. Menurut Undang-Undang Sisdiknas Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Menurut UNESCO pendidikan hendaknya dibangun dengan empat pilar, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.

Pada hakikatnya belajar harus berlangsung sepanjang hayat. Untuk menciptakan generasi yang berkualitas, pendidikan harus dilakukan sejak usia dini dalam hal ini melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yaitu pendidikan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga usia 6 tahun. Sejak dipublikasikannya hasil-hasil riset mutakhir di bidang neuroscience dan psikologi maka fenomena pentingnya PAUD merupakan keniscayaan. PAUD menjadi sangat penting mengingat potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada rentang usia ini. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut the golden age (usia emas).

Dengan diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2003 maka sistem pendidikan di Indonesia terdiri dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi yang keseluruhannya merupakan kesatuan yang sistemik. PAUD diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal. PAUD pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat. PAUD pada jalur pendidikan nonformal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat. PAUD pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus sangat memahami kebutuhan untuk memenuhi tenaga pendidik di tingkat satuan Pendidikan dasar khususnya pada jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak –RA- yang berkualitas. Jurusan Tarbiyah yang menjadi akar lahirnya tenaga pendidik pada jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak- RA- yang profesional tidak menutup mata untuk memenuhi kebutuhan dan apresiasi masyarakat di sekitar pantura Jawa Tengah. Permintaan dan tuntutan dari para tokoh pendidikan dan sekolah-sekolah Islam ini diakui juga turut menginspirasi dan memperkuat semangat bagi seluruh civitas akademika Jurusan Tarbiyah untuk membuka program studi baru, yakni program studi Pendidikan Guru Roudlatul Athfal (PGRA).

Selama ini, Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus sudah memiliki 2 (dua) prodi, yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab. Dalam perkembangannya, kedua prodi tersebut telah mengalami banyak kemajuan yang cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnmya minat masyarakat (pengguna) dari tahun ke tahun untuk melanjutkan ke prodi PAI maupun PBA. Ditinjau dari segi kuantitas Jurusan Tarbiyah di STAIN kudus merupakan jurusan yang paling banyak peminatnya,Jurusan Tarbiyah sebagai pencetak pendidik (guru) Agama yang profesional  dituntut untuk dapat lebih berperan dalam proses pengembangan dan peningkatan kualitas guru khususnya di wilayah pantura Jawa Tengah.

Usulan pembukaan program studi Pendidikan Guru Roudlatul Athfal (PGRA) pada Jurusan Tarbiyah di STAIN Kudus dilakukan sebagai upaya untuk mencetak guru-guru pada jenjang pendidikan dasar (PAUD) khususnya jenjang Taman Kanak-Kanak yang profesional dan berkualitas. Hal ini didasarkan pada analisis kebutuhan masyarakat pengguna di wilayah pantura Jawa Tengah yang meliputi Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora bahkan sampai perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah (Tuban).

Dengan perjuangan yang gigih para pimpinan untuk mendapatkan SK pendirian akhirnya Alhamdulillah, pendirian Program Studi PGRA diijinkan dengan Nomor SK pendirian PS (*) :  NOMOR 2864 TAHUN 2012, Tanggal SK pendirian PS:  28 Desember 2012, Pejabat Penandatangan SK Pendirian PS:  Prof. Dr. H. Noor Syam, MA. Bulan & Tahun Dimulainya   Penyelenggaraan PS : September 2013.

Dalam perkuliahan mahasiswa diwajibkan untuk menempuh 63 Mata Kuliah dan 155 SKS. Dengan dukungan lembaga, para dosen, stake holder, dan mahasiswa diharapkan pembelajaran akan berlangsung lancar, menyenangkan sesuai tujuan yang diharapkan.

Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube